Tampilkan postingan dengan label Desain Mengunakan CorelDraw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain Mengunakan CorelDraw. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2012

Kumpulan Bingkai Undangan : koleksi 3 :

Kumpulan Bingkai Undangan : koleksi 3 :



Kumpulan gambar bingkai lainnya klik disini

Keterangan :
- Gambar bingkai diatas bukan buatan saya
- Gambar bingkai diatas tidak diperjual-belikan
- Gambar bingkai diatas diposting untuk tujuan berbagi (share)
- Gambar bingkai di atas saya dapatkan dari hasil minta ke teman2 saya, entah dapatnya dari mana :D
- Siapa saja yang me-repost gambar di atas wajib link balik blog ini

Sabtu, 10 Desember 2011

Bermain-main dengan Blend – Tutorial Corel Draw

Di postingan lalu kita pernah menggunakan Tool Fountain fill. Tool ini berguna untuk membuat gradasi dengan 2 warna. Untuk jelasnya bisa dilihat disini.
sekarang kita akan bermain-main dengan effect blend, efek yang fungsinya hampir sama dengan fountain fill cuma jika pada fountain fill objek yang digradasikan warnanya adalah keseluruhan, tetapi pada effect blend yang di gradasikan warnanya hanya objek tertentu

gambar di atas adalah gradasi warna dengan menggunakan Fountain Fill
Effect Blend
Buat 2 buah object seperti pada gambar di bawah dengan 2 warna yang berbeda

setelah itu carilah tool effect kemudian pilih blend

pada sisi kanan layar akan ada windows baru yang mana windows baru itu berisi parameter-parameter untuk mengatur setingan blend. Untuk gambar di atas gunakan parameter seperti pada gambar

pada gambar atas number of step digunakan 90, rotate 0. untuk parameter number of step bisa diisikan berapa aja sesuai kebutuhan. Bila semua parameter  sudah di tentukan kemudian klik apply dan hasilnya bisa dilihat di gambar atas.
Trus Apakah bedanya effect blend dengan fountain fill tool? saya akan membandingkan kedua gambar tersebut

pada gambar 1 gradasi warna menggunakan fountain fill, disitu terlihat warna tergradasi rata mulai dari bawah sampai atas. Sedangkan pada gambar 2 menggunakan effect blend dan terlihat bahwa warna yang tergradasi hanya di bagian object yang berwarna dasar merah.
Untuk lebih jelasnya lagi, jika pada fountain fill warna dan object menjadi 1 kesatuan, sedangkan pada effect blend warna dan object adalah bagian yang terpisah-pisah. Gunakan Wireframe dan terlihat dengan jelas perbedaan gambar 1 dan gambar 2

Pemakaian kedua fungsi ini disesuaikan dengan kebutuhan. Fountain fill lebih banyak digunakan untuk membuat background atau efek bayangan rata, sedangkan effect blend lebih banyak digunakan untuk membuat efek bayangan pada gambar vector.

Membuat Efek Bayangan #2 (Tutorial Corel Draw)

Kalo postingan lalu  kita telah membuat efek bayangan menggunakan Interactive Transparency tool sekarang kita akan membuat efek bayangan dengan menggunakan metode yang lain.
pertama tama kita membuat sebuah tulisan dengan warna putih, dan diberi latar hitam, kemudian tulisan itu kita duplikat dan kita mirror verticaly seperti pada metode pertama

setelah kita membuat tulisan seperti gambar di atas, langkah selanjutnya adalah kita meng-klik tulisan yang terbalik dan diberi warna 90% black (dalam gambar adalah kotak warna yang ada pinggiran garis putih)

setelah kita beri warna, masih dalam keadaan tulisan itu aktif kita meng-klik fountain fill dialog atau menekan F11

sehingga akan muncul jendela baru seperti gambar di bawah

setelah jendela fountain fill ini keluar, kita akan merubah parameter seperti  gambar di bawah




bila semua parameter sudah terisi dengan benar kemudian kita tekan ok. Hasilnya akan seperti gambar di bawah

kelihatan bahwa tulisan itu seolah2 dipantulkan oleh kaca. Efek ini tidak terbatas hanya pada tulisan, efek ini juga bisa dilakukanpada gambar. Untuk semua parameter dan pengebangannya, anda bisa melakukan trial and error sendiri sehingga anda bisa mengeksplorasinya sesuai dengan keinginan anda

Membuat Efek Bayangan #1 (Tutorial Corel Draw)

Saya akan berbagi sedikit tutorial buat pemula yang ingin menampilkan efek bayangan kaca dengan menggunakan software Corel Draw. Kali ini saya menggunakan software Corel Draw X3

1. Buatlah sebuah kotak dan kemudian diberi warna hitam. Setelah itu Klik icon Interactive Transparancy Tool untuk membuat kotak itu tergradasi menjadi warna hitam dan putihseperti pada gambar dibawah.

luasan dan kepekatan gradasi dapat diatur dengan mengerakkan kotak putih dan hitam ke atas dan ke bawah. Dalam tutorial ini saya menggunakan gradasi separuh warna hitam dan separuh warna putih
2. Setelah Kotak berwarna hitam yang tergradasi itu jadi selanjutnya buat tulisan (saya menggunakan tulisan shadow) dan diberi warna putih. Tulisan tersebut kemudian di copy paste lagi dan ditaruh persis dibawah tulisan pertama. Saya sarankan ketika menggeser tekan juga Shift agar tulisan itu bergerak lurus ke bawah dan tidak melenceng. Setelah tulisan kedua berada pada posisi di bawah tulisa pertama berikanlah warna abu-abu (sesuai dengan keinginan kita) dan selanjutnya tulisan yang kedua di Mirror Verticaly agar menghasilkan efek tulisan pantulan dari kaca

Setelah tulisan itu diberi warna abu2 dan dibalik, selanjutnya adalah meng klik pada tulisan di bawah agar tulisan itu aktif dan kemudian kita kembali meng klik icon perintah Interactive Transparancy tool seperti gambar di bawah

fungsi dari perintah interactive transparancy tool ini adalah untuk membuat tulisan bayangan tersebut menjadi gradasi dari gelap ke terang. Gelap dan terang disesuaikan dengan keinginan kita. setelah langkah2 tersebut dilakukan maka kita akan mendapatkan hasil seperti ini

tampaklah seolah2 bayangan tulisan shadow tersebut memantul dari sebuah kaca. Sebenarnya masih ada cara yang lain untuk membuat efek seperti itu, cara lain itu akan saya bahas pada tutorial selanjutnya

Cara Membuat Tulisan Artistik Dengan Coreldraw | Tutorial Coreldraw Pemula

sering kita melihat tulisan yang terbentuk seolah-olah dari sebuah potongan gambar. Kali ini saya akan berbagi trik membuat tulisan artistik dengan gambar didalamnya menggunakan coreldraw. Ini adalah trik dasar untuk pemula dengan memanfaatkan fasilitas powerclip pada coreldraw. Saya menggunakan coreldraw X3 dalam hal ini
Pertama tama kita cari gambar yang akan kita masukkan ke dalam badan tulisan. Gunakan fasilitas Import pada coreldraw
setelah itu kita mengetikkan tulisan yang akan kita masukkan gambar dengan menggunakan fasilitas text pada coreldraw. Dalam hal ini saya menggunakan tulisan Mbah Sangkil karena sesuai dengan alamat blog saya yaitu www.mbahsangkil.com
setelah kita mendapatkan gambar dan membuat tulisan yang akan diisi oleh gambar itu, kemudian kita mencari fasilitas powerclip yang letaknya pada menu effect. Klik menu effect dan scroll down maka akan terlihat menu powerclip. Sebelum melakukan itu aktifkan dulu gambar yang sudah kita import tadi dengan meng-klik nya.
setelah kita memilih powerclip, maka akan terlihat sebuah perintah aktif yaitu place inside container. Perintah ini artinya masukkan gambar ke dalam wadah dalam hal ini tulisan.  Kita klik perintah Place inside container maka cursor kita akan berubah menjadi sebuah tanda panah hitam
arahkan tanda panah hitam itu ke  tulisan, kalo bisa ujung tanda panah itu diarahkan ke dalam badan tulisan. Setelah kita mengarahkan ujung tanda panah itu ke badan tulisan, kemudian kita klik mouse 1 x dan hasilnya adalah
terlihat gambar tadi masuk ke dalam badan tulisan kita. Selain tulisan, metode ini juga bisa digunakan untuk mengisi sebuah bentuk bidang seperti lingkaran, kotak, elips dan lain lain. Selamat mencoba…

Membuat Gambar Vector menggunakan Coreldraw

Membuat gambar vector bisa dilakukan dengan software vector magic, bisa juga dengan corel draw. Membuat vector dengan corel draw sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya membutuhkan kesabaran dan ketelitian serta daya imajinasi si pembuat. Tehnik-tehnik yang digunakan juga menyesuaikan tergantung kebutuhan. Tapi ada tehnik dasar yang harus dikuasai oleh pembuat untuk mengubah gambar bitmap menjadi vector. Kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial dasar membuat gambar vector.
Untuk membuat gambar vector, pengguna harus menguasai dulu tehnik2 dasar tracing. Tehnik ini digunakan untuk  membagi bagian2 dari gambar yang akan dibuat vector. Tracing menjadi bagian yang sangat vital karena disinilah kita diharuskan teliti untuk melihat detil gambar. Semakin teliti kita melihat detil gambar, semakin bagus hasil yang akan didapat

Tahap Awal Membuat Gambar Vector

membuat gambar vector
1. Tentukan gambar yang akan kita buat vector. Usahakan Gambar dalam ukuran besar agar detil makin terlihat. Setelah kita menetukan gambar, gunakan fasilitas import pada corel draw. Fasilitas ini berfungsi untuk memasukkan gambar bitmap ke halaman kerja corel draw. Disini saya menggunakan gambar batman sebagai contoh
membuat gambar vector
2. Setelah kita mengimport gambar tersebut, kita akan tracing gambar itu dengan bezier tool. Fungsi dari bezier tool sendiri adalah untuk menentukan awal dan akhir sebuah detil. Titik-titik sebuah detil gambar akan kita tracing ulang.
membuat gambar vector
3. Buatlah garis detil dari awal gambar sampe akhir gambar. Ingat titik awal tracing nantinya menjadi titik akhir tracing sehingga hasil yang didapatkan merupakan sebuah bidang yang tersambung. Apabila tracing tidak menutup sempurna, maka membuat gambar vector gagal.

Tahap Kedua Membuat Gambar Vector

membuat gambar vector
1. Setelah kita membuat trace line dengan menggunakan bezier tool, tahap berikutnya adalah membentuk trace line itu sesuai dengan gambar bitmap yang akan kita jadikan vector. Untuk melakukan ini kita menggunakan shape tool seperti pada gambar disamping. Fasilitas Shape tool salah satunya adalah convert line to curve.
membuat gambar vector
2. setelah kita klik shape tool, kemudian kita Klik tracing line. Converting line to curve bisa dilakukan per sub line/garis bisa juga dilakukan secara kseluruhan. Hal ini tergantung seberapa banyak bentuk kurva pada gambar yang akan kita jadikan vector. Pada contoh ini saya melakukan untuk keseluruhan. Hasil yang didapat adalah munculnya tanda kotak di setiap sudut tracing line.
membuat gambar vector
3. Setelah kita mengaktifkan shape tool, saatnya kita menggunakan fasilitas convert line to corve. Dalam posisi tracing line aktif kita klik convert line to curve tool. Ikon atau tanda gambar tool ini bisa dilihat pada gambar disamping.
membuat gambar vector
4. Setelah kita mengaktifkan convert line to curve, saatnya kita membentuk tracing line sesuai dengan bentuk asli gambar. Caranya adalah dengan meng klik tracing line terus dan digeser2 disesuaikan dengan bentuk outline gambar. Ketelitian menyesuaikan tracing line dengan outline gambar menentukan baik buruknya hasil akhir dari duplikasi gambar tersebut.

Tahap akhir membuat gambar vector

membuat gambar vector1. Setelah semua tracing line dibentuk sesuai dengan outline gambar, saatnya melakukan finishing touch atau penyesuaian akhir. Klik gambar bitmap atau gambar aslinya kemudian di geser. Setelah digeser akan terlihat hasil dari tracing line kita.
membuat gambar vector
2. Aktifkan line itu dengan meng klik nya sekali. Setelah aktif silahkan beri warna yang sesuai. Bisa sama dengan warna aslinya atau warna yg kita inginkan. Selesailah sudah membuat gambar vector kita.
membuat gambar vector
3. Untuk Melihat perbedaan gambar vector dengan gambar bitmap bisa menggunakan view-wireframe tool.
membuat gambar vector
Demikianlah tutorial untuk pemula tentang membuat gambar vector, Jika ada pertanyaan bisa dikolom komen atau kirim email ke chidir_ahmad@yahoo.com

Artikel saya

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Tambah Sesuai Hati kamu